Setting Cincin Berlian Bermata Satu atau Solitaire


Selain bagaimana cara memilih berlian yang baik, maka memilih setting cincin berlian atau bagaimana berlian hendak dipasang di badan cincin, adalah hal penting yang harus diperhatikan ketika kita hendak membeli cincin berlian pernikahan atau pertunangan. Jika Anda sudah dapat memilih berlian yang tepat, lalu menentukan setting dengan benar, maka hal tersebut bisa menambah keindahan cincin berlian Anda.

Di sisi lainnya, jika Anda memilih setting untuk cincin Anda dengan kurang cermat, maka bisa saja keindahan berlian Anda menjadi kurang bisa terlihat atau bahkan tampilan cincin berlian Anda menjadi tampak aneh dan tidak proposional.

Contoh sederhananya, bisa saja seperti ini. Berlian dengan ukuran kecil, misal dengan berat 0.3 carat atau 0.4 carat akan terlihat sangat bagus jika dipasang pada cincin dengan setting prong dan tanpa ada ornamen tambahan lainnya. Jika dengan berlian yang sama, lalu kita pasangkan pada cincin dengan ornamen atau ukiran yang berlebihan, maka beriian tersebut tidak lagi menjadi pusat perhatian. Bahkan mungkin, ornamen atau ukiran pada cincin yang akan lebih diperhatikan oleh orang yang melihatnya.

Related: Cincin Berlian | Panduan Lengkap Membeli Cincin Berlian Asli

Dengan adanya banyak contoh setting cincin berlian yang dapat kita temukan di internet, maka hal ini bisa saja membuat bingung, desain seperti apa yang paling bagus dan layak untuk dipilih. Diantara berbagai jenis desain cincin berlian yang tersedia di pasaran, setting cincin berlian bermata satu, atau lebih sering disebut dengan setting “solitaire” adalah setting cincin berlian yang paling populer dan paling sering dipilih. Hal ini disebabkan oleh karena kesederhaan desain serta biaya pembuatannya yang relatif lebih murah bila dibandingkan dengan setting lainnya.

Meskipun setting ini menjadi setting yang paling populer, apakah kita juga harus memilih setting solitaire ini juga ?

 

setting cincin berlian solitaire model tiffany

Setting Cincin Berlian Bermata Satu atau Solitaire

Sesuai dengan namanya, setting cincin berlian solitaire atau bermata satu ini adalah setting yang memasang satu buah berlian pada cincin. Model cincin berlian Tiffany mungkin adalah salah satu setting cincin solitaire yang paling terkenal.

Ada beberapa alternatif desain lainnya, seperti bezel, flush, lengkung atau tension, yang bisa dijadikan alternatif pembuatan cincin berlian.

 

Apa Yang Membuat Desain Cincin Berlian Solitaire Sangat Unik ?

Desain cincin berlian solitaire membawa pesan yang sangat kuat dengan cara yang halus dan tidak berlebihan. Secara tradisional, desain cincin berlian bermata satu atau solitaire digunakan untuk mengekspresikan cinta kasih seseorang kepada pasangan hidupnya dan ini menjadi salah satu alasan mengapa desain cincin berlian ini sangat popular dikalangan pria yang hendak melamar kekasih hatinya.

Tips: Jika Anda bingung untuk menentukan setting cincin berlian apa yang paling tepat, rekomendasi yang paling baik adalah memilih setting cincin berlian bermata satu dengan desain 4 prong. Ini adalah pilihan paling aman yang sangat kecil kemungkinannya untuk keliru.

 

Apa Keuntungan Memilih Desain Cincin Berlian Bermata Satu ?

Desain cincin berlian bermata satu relatif sederhana dan mudah untuk membuatnya, serta harganya relatif lebih murah bila dibandingkan dengan setting cincin berlian lainnya. Untuk Anda yang dibatasi oleh ketersediaan dana, maka cincin berlian bermata satu adalah pilihan yang paling tepat. Sederhana, elegan dan ramah di dompet.

Desain cincin berlian bermata satu atau solitaire ini juga tak lekang oleh waktu. Tidak saja mudah untuk memadukan dengan segala jenis gaun, tetapi modelnya pun juga tidak ketinggalan jaman. Sangat klasik.

Bukti dari pernyataan diatas, setting cincin solitaire telah menjadi setting paling populer semenjak pertama kali diperkenalkan, pada tahun 1800-an.

Selain itu, setting cincin solitaire, cocok untuk bentuk berlian apa saja dan dengan ukuran carat berlian berapapun. Bahkan dengan desain-nya yang sederhana, setting ini akan mampu menonjolkan kecermelangan berlian karena bisa memaksimalkan jumlah sinar yang masuk ke badan berlian.

 

Panduan Memilih Desain Cincin Berlian Solitaire Yang Tepat

Ketika hendak memilih setting, ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, ketebalan badan cincin, dan yang kedua adalah material atau logam yang dipakai untuk membentuk cincin.

Alasan mengapa ketebalan cincin menjadi hal yang harus diperhatikan, disebabkan karena kesan ilusi optikal yang muncul. Sebagai contoh, jika Anda memiliki berlian dengan ukuran carat yang kecil, berlian akan tampak terlihat lebih besar ukurannya jika badan cincin dibentuk dengan agak meruncing (tappered). Contoh lain, untuk Anda yang memiliki ukuran jari yang kecil atau lentik, badan cincin bisa dibuat lebih tipis sehingga cincin akan tampak lebih besar di jari yang lentik.

Warna berlian menjadi rujukan utama ketika memilih jenis logam apa yang akan dipakai sebagai cincin. Sebagai contoh, jika berlian yang dipilih adalah berlian jenis putih bening dan tanpa warna, maka Emas Putih atau Platina menjadi pilihan bahan cincin yang tepat. Atau jika berlian yang dipilih mempunyai warna, seperti misalnya kekuning-kuningan, maka Emas Kuning atau Rose Gold menjadi pilihan yang tepat.

Meskipun Anda memilih berlian dengan grade warna berlian premium, D atau E, tetapi jika dipadukan dengan cincin yang terbuat dari Emas Kuning, maka ketika berlian dipasang di cincin, akan tampak terpantul warna kuning.

Meskipun setting cincin berlian jenis solitaire ini cocok dipadukan dengan berbagai jenis bentuk berlian (shape), tapi jangan pernah melakukan kompromi untuk kualitas cut berlian nya. Dengan setting solitaire ini, Anda benar benar hendak menonjolkan keindahan berian yang terpasang. Meskipun memiliki ukuran carat yang besar, jika kualitas cut berlian tersebut jelek, maka cincin akan terlihat buram dan tidak mampu memancarkan cahaya atau terlihat berkilauan.

 

 

Daftar Artikel Mengenai Cincin Berlian :

Panduan Lengkap Membeli Cincin Berlian
Setting Cincin Berlian Bermata Satu | Cincin Berlian Solitaire
Bahan Cincin Berlian | Perbedaan Antara Emas Putih 14K, 18K dan Platina
Cara Pembuatan Cincin Berlian Setting Halo

 

Comments

comments


Leave a Reply

Your email address will not be published.