Cara Pembuatan Cincin Berlian


Perlu diingat, bahwa penjelasan dibawah adalah penjelasan secara ringkas, bukan sejenis tutorial bagaimana cara pembuatan cincin berlian yang sangat detail dan terperinci serta penuh dengan aspek teknikal. Proses ini mungkin ada sedikit perbedaan yang dikerjakan oleh pengrajin perhiasan yang satu bila dibandingkan dengan pengrajin lainnya. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh faktor seperti pemilihan jenis logam yang dipergunakan, jenis batu permata yang dipakai, desain setting dan model cincin berlian, serta ketrampilan masing masing pengrajin.

cincin berlian setting halo

Cincin berlian setting halo

 

Langkah Demi Langkah Cara Pembuatan Cincin Berlian

Langkah 1 – Membuat badan cincin

Hal pertama yang dilakukan adalah membuat badan cincin dari logam yang sudah dipilih sebagai bahan cincin, misal dari platina atau dari emas putih 18k. Sebuah alat dipergunakan untuk membentuk logam batangan menjadi bentuk lingkaran, yang ujung ujungnya masih belum menyambung, sesuai dengan ukuran yang hendak dibuat.

Related: Cincin Berlian | Panduan Lengkap Membeli Cincin Berlian Asli

 

Langkah 2 – Menyambung menjadi bentuk lingkaran utuh

Langkah berikutnya adalah menyambung ujung ujung logam yang sudah dibentuk lingkaran tadi, dengan cara disolder. Untuk menyamarkan batas solderan tersebut, bahan solder menggunakan logam yang sama dengan badan cincin. Solderan ini akan mengisi celah sambungan kedua ujung batangan logam sehingga akan membentuk lingkaran penuh yang terlihat seperti tanpa sambungan. Proses penyolderan ini menggunakan panas, dan untuk melindungi bagian ujung logam yang disolder mengalami proses oksidasi (reaksi dengan oksigen karena temperatur tinggi), maka ujung ujung logam tersebut diberikan sejenis pasta, yang gunanya untuk melindungi logam sehingga setelah proses penyolderan selesai tidak tampak kehitaman.

Setelah proses penyolderan ini selesai, cincin dicelupkan kedalam cairan yang bersifat sedikit asam untuk mengikis dan menghilangkan bekas bekas yang masih tersisa akibat penyolderan tadi. Pada tahap ini, cincin sudah berbentuk lingkaran penuh. Cincin kemudian diperiksa, apakah ukurannya sudah sesuai dengan yang diinginkan dan bila perlu, bisa dilakukan penyesuaian supaya ukurannya pas seperti yang diinginkan. Cincin yang dihasilkan sudah berbentuk halus dan bahkan kalau sudah dipoles, bisa dipakai sebagai cincin kawin yang sederhana, tanpa batu permata atau berlian.

 

Langkah 3 – Membuat Lingkaran Setting Halo

Tergantung jenis setting cincin berlian yang dipilih, proses ini mungkin akan sedikit berbeda.

Untuk setting cincin berlian jenis khusus ini, batangan logam dengan jenis yang sama seperti yang dipakai untuk badan cincin, dibuat menjadi bentuk lengkung dan dipasang dengan tepat pada lingkar badan cincin. Ujung ujung dari lengkungan tadi, dilekatkan pada badan cincin dengan teknik penyolderan.

 

cincin berlian setting halo tanpa berlian

Cincin Berlian Setting Halo Tanpa Berlian

 

Langkah 4 – Membuat Setting Berlian atau Batu Permata

Batangan platina tipis atau logam lainnya yang dipilih, dibentuk lingkaran dan ditempatkan disebuah cetakan yang berbentuk setengah bola. Kemudian lembaran platina tersebut diberikan pukulan atau tekanan dan akan menjadi bentuk sesuai dengan cetakannya, yaitu setengah bola, yang akan dipergunakan untuk menempatkan berlian atau batu permata lainnya. Langkah berikutnya, cetakan setengah bola tadi dilekatkan ke badan cincin dan akan menjadi bentuk final desain cincin berlian.

Pemasangan logam berbentuk setengah bola ke badan cincin, biasanya menggunakan semacam pasak, yang akan menyatukan kedua bagian tersebut dengan lebih kuat. Setelah dipasak, baru kemudian dilakukan penyolderan untuk merekatkan dua bagian tadi. Setelah penyolderan selesai, dilakukan pengampelasan supaya keseluruhan cincin tampak halus dan rata, serta menghilangkan bagian bagian cincin yang tidak diperlukan lagi.

 

Langkah 5 – Pemasangan Berlian ke Cincin

cara pembuatan cincin berlian langkah memasang berlian ke badan cincinUntuk memasang berlian ke cincin, badan cincin diletakan di semacam plastik yang kemudian dijepit dengan penjepit berbentuk bola. Mangkokan yang telah direkatkan di badan cincin, akan diukir atau dibentuk sedikit, sebagai tempat dudukan untuk berlian yang akan dipasang. Kemudian, berlian dipasang di mangkokan tersebut dan pengait akan ditekuk untuk menjepit berlian supaya terpasang kuat di mangkokan tersebut.

 

Langkah 6 – Pemolesan Cincin Berlian

Setelah melepas plastik yang dipergunakan untuk melindungi badan cincin, cincin yang sudah dipasangi berlian tersebut direndam di air panas serta dibersihkan dengan teliti. Langkah terakhir adalah dengan melakukan pemolesan terhadap badan cincin agar terlihat mengkilat. Untuk cincin berlian yang menggunakan bahan Emas Putih, ada langkah lanjutannya, yaitu menyepuh lagi dengan logam Rhodium untuk memberikan efek mengkilat.

 

 

Demikian penjelasan ringkas mengenai bagaimana cara pembuatan cincin berlian oleh para pengrajin perhiasan berlian. Meskipun terdapat barbagai variasi cara, tetapi prinsip dasar nya adalah seperti yang telah diuraikan diatas.

Untuk lebih memperjelas uraian diatas, mungkin video di bawah ini bisa memberikan gambaran yang lebih lengkap, bagaimana cara pembuatan cincin berlian jika dipraktekkan secara langsung.

 

 

Daftar Artikel Mengenai Cincin Berlian :

Panduan Lengkap Membeli Cincin Berlian
Setting Cincin Berlian Bermata Satu | Cincin Berlian Solitaire
Bahan Cincin Berlian | Perbedaan Antara Emas Putih 14K, 18K dan Platina
Cara Pembuatan Cincin Berlian Setting Halo

 

Comments

comments


Leave a Reply

Your email address will not be published.